Gubernur pada Pilkada Serentak 2018 dapat menghadirkan konsep Multifungsi Polri.
Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah, Dahnil Anzar Simanjuntak, menilai rencana Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo yang mengangkat Perwira Tinggi Polri sebagai penjabat (Pj) Gubernur pada Pilkada Serentak 2018 dapat menghadirkan konsep Multifungsi Polri.
Menurut Dahnil, rencana Tjahjo tersebut dapat menyeret Korps Bhayangkara ke dalam pusaran politik.Padahal sebelumnya orde reformasi mampu menghilangkan Dwi Fungsi ABRI.
Reformasi berusaha mengubur Dwi Fungsi TNI<namun rencana tersebut seolah menyediakan arena untuk menghadirkan Multifungsi Polri, menyeret makin dalam Kepolisian dalam pusaran political game ujar Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah, Dahnil Anzar Simanjuntak, Minggu (28/1/2018).
Dahnil menilai jabatan Pj Gubernur yang diusulkan diisi oleh dua jenderal dapat menciptakan iklim yang tidak sehat bagai masa depan demokrasi dan institusi Kepolisian itu sendiri. Tatanan demokrasi kita yang sudah berusaha menempatkan peraturan keamanan kepada tupoksinya dirusak dengan rencana tersebut, jelas Dahnil.
menilai usulan Tjahjo tersebut dapat menabrak etika politik dan kenegaraan dengan melontarkan. Meski tidak ada undang-undang yang dilanggar dari pada usulan tersebut.
Dirinya meminta Presiden joko Widodo untuk membatalkan rencana Tjahjo tersebut.
Jadi penting Presiden Joko Widodo mempertimbangkan dengan matang untuk membatalkan usulan Tahjo Kumolo tersebut, tegas Dahnil Sebelumnya, dua nam Pati polri yang diusulkan menjadi Pj Gubernur pada Pilkada 2018 yakni Asisten Operasi (Asops) Kapolri irjen Mochamad iriawan dan Kadiv Propam Polri irjen Martuani Sormin.
iriawan diproyeksikan menjadi Pj Gubernur Jawa Barat dan Sormin diusulkan menjadi Pj Gubernur Sumatera Utara. akan berakhir pada Juni 2018.
Masa jabatan Gubernur Jabarakan berakhir pada 13 Juni 2018. Sedangkan Gubernur Sumut akan berakhir pada 17 Juni 2018.
Dua Pj Gubernur akan diusulkan tersebut nantinya akan mengisi kekosongan kursi gubernur yang telah habis masa jabatannya hingga terpilih gubernur baru hasil Pilkada Serentak 2018.

Comments
Post a Comment