Jokowi mengingatkan agar para gubernur dan Ketua DPRD tidak membuat kebijakan sendiri-sendiri.
Jokowi mengingatkan agar para gubernur dan Ketua DPRD tidak membuat kebijakan sendiri-sendiri.
Jokowi mengingatkan aSetiap kebijakan yang dibuat harus selaras dengan kebijakan pemerintah pusat.gar para gubernur dan Ketua DPRD tidak membuat kebijakan sendiri-sendiri. mengingat agar para gubernur dan ketua DPRD tidak membuat kebijakan sendiri-sendiri, yang dibuat harus selaras dengan kebijakana pemerintah pusat. saya ingatkan namanya otonomi daerah itu bukan
federal, kita adalah Negara Kesatuan Republik Indonesia. Hubungan pusat, provinsi kabupaten, kota masih satu garis," kata Jokowi. saat ini pasar Indonesia bisa bersaing dengan negara lain karena kekuatan pasar nasionalnya. karena pasar nasional yang besaar, daya saing indonesia akan lebih rendah. indonesia bukan jadi pasar besar tunggal yang besar, tapi terpercah jadi pasar yang kecil sebanyak 34 provinsi.
kota kalau masing-masing mengeluarkan aturan sendiri-sendiri, regulasi sendiri-sendiri, standarnya sendiri-sendiri, apalagi prosedur sendiri-sendiri tanpa koordinasi, tak ada harmonisasi, yang terjadi adalah fragmentasi," kata Kepala Negara.
Jokowi mengaku sudah mendapatkan keluhan dari para investor. Para investor merasakan pengalaman yang berbeda saat mengurus perizinan di tingkat pusat dan daerah.
Mestinya kan sama. Kita kan dalam bingkai NKRI. Kok mendadak kayak masuk ke negara lain," kata dia.
ketidakselarasan antara pemerintah pusat dan daerah ini yang selanjutnya akan diperbaiki dengan program single submission.Selain Jokowi, hadir dalam rapat ini Wakil Presiden Jusuf Kalla, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution, Kepala Badan Kerjasama dan Penanaman Modal Thomas Lembong dan sejumlah menteri lain.

Comments
Post a Comment