Rumah mirip benteng yang ditinggali Esih (42) dan Suradianto







Ada Sebuah rumah yang tinggal mirip benteng yang saudah ditinggali Esih (42) dan Suradianto (74) suaminya terlihat kokoh dari luar, sebagian catnya berubah kusam dan tanaman rambat menghiasi berbagai sudut tembokan. Rumah itu berbentuk kotak memanjang tanpa genteng, semua jendela tertutup rapat. 


Pemandangan memrihatikan mulai ketika saya memasuki ruangan utama, sofa kusam satu-satunya cahaya dan ventilasi hanya bersuber dari pintu depan saja. Sebagian lantai mengunakan ubin lama yaang ditumbuhi lumut, sebagai landasan, tali lengkap dengan jemuran, di tengah rumah menjadi pembatas. 

tempat dia tidur seperti kasur-kasur kumal agak  lembab bertebaran di ruangan tamu dan ruang utama nya, Esih menyebut anaknya yang lain di kamar belakang dekat dengan dapur.
Kondisi kasur itu dalam posisi terlihat, Esih menjelaskan jika seperti itu anaknya lebih senang karena-terasa lebih tebal. 

disini dengan bapak dan Supranoto dan Supranoto (anak bungsu), tunjuk Esih menunjukkan lagi-lagi kasur kumal di salah satu kamar. 
Ruangan belakang adalah perapian, Esih memasak masih menggunakan kayu bakar. Ruangan dapur tersabung langsung dengan sumur kamar mandi, ruangan itu tanpa tutup atap ada ruangan untuk buang air besar Mau buang air ke selokan, karena akalau di tempat ini tidak ada penutupnya 

Atap rumah sampai ini pernah ketimpa batang pohon, kalau hujan mirip air terjun mengalir deras masuk ke tiap ruangan jadi banyak kasurdan lantai basah, apalagi kayu penyangga atap di belakangsudah banyak yang lapuk.

Comments

Popular posts from this blog

Dengan Horor Potongan Daging Sushi Ini Dia Kabur Ketika Hendak Dimakan

Begitu Rasanya Kalo Knalpot Motor Dipasang Tepat di Depan Wajah Pengendaranya

Dari Presiden Jokowi jumatan ke Masjid Istiqlal pintu masuk dijaga ketat