Tangkal berita hoax karena Emil ajak remaja masjid pakai konsep internet syariah

Tangkal berita hoax karena Emil ajak remaja masjid pakai konsep internet syariah


Dari Calon Wakil Gubernur  cawagud jawa Timur urut 1 Emil Elestianto Dardak menyebut di di era dengan digital seperti saat pastisipasi remaja masid sangat dibutuhkan untuk mejaga karakter generasi bangsa dalam bermedia sosial medsos Apalagi sekarang banyak bertebaran berita hoax.

Dengan menanamkan karakter kuat dan agamis sedini mungkin kepada para pemuda. Dengan peran remaja masjid sangat dibutuhkan dalam hal ini kata Emil Minggu (25/3).

Namun menurut suami artis Arusmi Bachsin remaja masjid memiliki arti luas. Bukan hanya dalam konteks keagamaan dan ibadah saja. Tetapi menjadikan masjid sebagai center of gravity bagi kegiatan kepemudaan dengan ucap Cawagub yang berpasangan dengan mantan Menteri Sosial Khofifah indah Parawansa ini.

Dengan menurut suami artis Arumi Bachsin remaja masjid memiliki arti luas. Bukan hanya dalam konteks keagamaan dan ibadah saja. Tetapi menjadikan masjid sebagai center of gravity bagi dengan kegiatan kepemudaan ucap Cawagub yang berpasangan dengan mantan Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa ini.

Terkait dengan masalah kegiatan khususnya selancar di dunia maya, bupati Trenggalek non-aktif ini mengusulkan konsep internet syariah di kalangan remaja masjid. Konsep ini akan membangun jejaring internet dari akun terpercaya dan menyaring informasi hoax atau berita palsu.

Karena tujuannya agar ditemukan adab berinternet yang baik seandainya harus dilakukan di lingkungan masjid nantinya katanya.

Dan nantinya masih kata Emil dengan lahirnya internet syariah dengan diharap santri dan santriwati bisa mengembangkan kompetensi. dengan serta penguasaan gadget di era digital sembari
menghindari hal-hal yang membawa mudarat kerugian.

Dengan Terkait berbagai macam kasus terjadi dunia maya doktor lulusan salah satu univeristas di Jepang ini juga mengaku, sempat berdiskusi dengan remaja masjid di Rapimwil BKPRMI se-Jawa Timur yang digelar di Pesantren Nurul Falah Surabaya, Sabtu (24/3) malam.

Karena dalam diskusinya itu Emil mengaku memberi ilustrasi kasus video anak SD menggunakan rokok elektrik yang viral dengan sebagai satu dilema dan tantangan di era digital. Saya juga berbagi kosep Augmented Reality AR dan Virtual Reality VR sebagai dua teknologi yang dapat diintegrasikan dalam kegiatan pembelajaran dan kepemudaan tandasnya.



Comments

Popular posts from this blog

Dengan Horor Potongan Daging Sushi Ini Dia Kabur Ketika Hendak Dimakan

Begitu Rasanya Kalo Knalpot Motor Dipasang Tepat di Depan Wajah Pengendaranya

Dari Presiden Jokowi jumatan ke Masjid Istiqlal pintu masuk dijaga ketat