Gerindra Klaim 30 persen Dengan Pemilih Petahana Beralih Dukung Prabowo - Sandiaga Uno.
Gerindra Klaim 30 persen Dengan Pemilih Petahana Beralih Dukung Prabowo - Sandiaga Uno.
qqbandarjudi.info
qqbandarjudi.info
Menjelang hari-H pencoblosan Pemilu pada 17 April 2019 mendatang, Partai Gerindra semakin optimis pasangan Prabowo - Sandiaga Uno mampu memenangkan Pilpres.
Wakil Ketua Umum Gerindra Arief Poyuono yakin para pemilih yang belum menentukan pilihan undecided voters sudah menentukan memilih pasangan Prabowo - Sandiaga Uno.
dengan menyiapkannya kampanye terbuka, gampang dan tinggal sebar undangan ke masyarakat lewat medsos untuk hadir di kampanye terbuka dan masyarakat pasti akan datang berduyun-duyun, enggak perlu dibayar, kata Arief Poyuono melalui siaran
Jawa Tengah, sebagai basis suara Jokowi, juga diklaim telah ditaklukkan Prabowo - Sandiaga Uno.
Kita menyiapkannya kampanye terbuka, gampang saja tinggal sebar undangan ke masyarakat lewat medsos untuk hadir di kampanye terbuka dan masyarakat pasti akan datang berduyun-duyun, enggak perlu dibayar," kata Arief Poyuono melalui siaran
Jateng sudah hampir imbang antara Prabowo dan Jokowi sebab masyarakat Jateng sudah merasakan kegagalan pengelolaan ekonomi di era Jokowi yang berimbas banyak pengangguran, anak putus sekolah, meningkatnya TKI Wanita dari Jateng ke luar negeri dan daya beli masyarakat makin menurun drastis.
Wakil Ketua Umum Gerindra Arief Poyuono yakin para pemilih yang belum menentukan pilihan undecided voters sudah menentukan memilih pasangan Prabowo - Sandiaga Uno.
dengan menyiapkannya kampanye terbuka, gampang dan tinggal sebar undangan ke masyarakat lewat medsos untuk hadir di kampanye terbuka dan masyarakat pasti akan datang berduyun-duyun, enggak perlu dibayar, kata Arief Poyuono melalui siaran
Jawa Tengah, sebagai basis suara Jokowi, juga diklaim telah ditaklukkan Prabowo - Sandiaga Uno.
Kita menyiapkannya kampanye terbuka, gampang saja tinggal sebar undangan ke masyarakat lewat medsos untuk hadir di kampanye terbuka dan masyarakat pasti akan datang berduyun-duyun, enggak perlu dibayar," kata Arief Poyuono melalui siaran
Jateng sudah hampir imbang antara Prabowo dan Jokowi sebab masyarakat Jateng sudah merasakan kegagalan pengelolaan ekonomi di era Jokowi yang berimbas banyak pengangguran, anak putus sekolah, meningkatnya TKI Wanita dari Jateng ke luar negeri dan daya beli masyarakat makin menurun drastis.

Comments
Post a Comment