Dengan Banyak Serangan Hoaks, Ketua KPU Bisa Nggak Polisi Langsung Bertidak Tanpa Ada Laporan
Dengan Banyak Serangan Hoaks, Ketua KPU
Bisa Nggak Polisi Langsung Bertidak Tanpa Ada Laporan?
Dari Ketua KPU RI Arief Budiman mengaku tak memiliki energi berlebih bila harus terus-terusan meladeni serangan hoaks yang menyasar institusi yang dipimpinnya.
Apalagi, hari pemungutan suara tinggal menyisakan kurang dari 7 hari lagi.Sebetulnya energinya itu tidak banyak karena sudah tercurahkan tenaganya dengan persiapan-persiapan pelaksanaan Pemilu ini," kata Arief Budiman di Kantor KPU RI, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (10/4/2019).
Geram dengan berbagai serangan hoaks yang menyasar KPU, Arief Budiman berharap aparat kepolisian bisa langsung bergerak mencari dalang pelaku penyebaran berita bohong tersebut tanpa harus ada laporan dari pihaknya.
Sebab, bila dirinya harus membuat laporan satu per satu dari setiap serangan yang menyasar KPU, maka prosesnya membutuhkan waktu yang tidak sebentar.
Mengingat KPU sedang sibuk-sibuknya mengurusi pemungutan suara Pemilu 2019 yang tinggal 7 hari lagi, serta penyelenggaraan debat kelima Pilpres 2019.
Arief berharap, pihak kepolisian segera bisa mengambil tindakan cepat untuk menangkap dan menjerat pelaku penyebar informasi yang jelas tidak benar.
Kami mengimbau polisi bisa menindak. Karena itu jelas, berita itu nggak benar, imbuhnya
Comments
Post a Comment