Dengan kemeriahan Di Alun-Alun Klaten: Pasar Malam hingga Nella Kharisma
Dengan kemeriahan Di Alun-Alun Klaten: Pasar Malam hingga Nella Kharisma
Malam akhir pekan di Alun-alun Kota Klaten, Sabtu ini (27/4/2019), tampak jauh lebih ramai dibanding hari-hari lain. Ribuan orang tumpah ruah di area terbuka di depan Masjid Raya Kabupaten Klaten itu. Kepadatan menyemut di depan sebuah panggung besar yang berdiri menghadap lapangan yang dikelilingi tenda-tenda pedagang kuliner hingga aksesoris.
Hingga Minggu (28/4/2019), Alun-alun yang biasanya jadi tempat bercengkerama dan rekreasi warga Klaten ini disulap jadi lokasi gelaran Blue Core Yamaha Motor Show (BYMS) 2019. Meski digelar oleh PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing, BYMS tampak lebih seperti keramaian pasar malam.
BYMS memang dibuat dengan konsep pesta rakyat yang bisa jadi alternatif liburan bersama keluarga laiknya pasar malam. Sepanjang pagi hingga sore, lusinan acara sengaja digelar untuk menghibur warga Klaten dan sekitarnya. Ada arena bermain anak, lomba mewarnai, pesta es krim, demo kuis tebak irit bensin, test ride, costplayer, kompetisi PBB, hingga hijab fashion models.
Sore harinya, giliran atraksi kesenian jatilan yang tampil dalam beberapa babak hingga langit berangsur gelap. Para penari dengan topeng yang menyerupai reog ini tampil atraktif dengan gerakan dinamis mengikuti alunan musik gamelan. Beberapa pemain jatilan tampak kesurupan atau setengah sadar dalam gerakan tariannya jadi tontonan paling menarik perhatian.
Di Alun-alun Klaten, Warga Bisa Servis Motor Semua Merek Gratis
Bersamaan saat tarian jatilan dilakukan, pemain lainnya melakukan ritual khusus membakar kemenyan, sehingga asap dan bau khasnya memenuhi lapangan. Sementara beberapa pemain jatilan yang kesurupan dengan rakus memakan kembang yang diperuntukkan untuk sesajen di depan panggung utama. Di malam harinya, gantian kelompok band lokal Om Gentayangan menghibur ribuan pengunjung yang memenuhi alun-alun.
Deputy GM Marketing PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing, Yordan Satriadi, mengungkapkan konsep pesta rakyat sengaja dipilih karena lekat dengan hiburan semua kalangan masyarakat tanpa pandang usia. Apalagi, semua acara tersebut bisa dinikmati secara gratis.

Comments
Post a Comment